
Bagaimana Cara Kerja Aquamasi atau Bio-Kremasi?
Kehilangan hewan peliharaan yang sudah menjadi bagian dari keluarga merupakan pengalaman yang emosional. Dalam menghadapi situasi ini, beberapa pemilik hewan memilih untuk melakukan kremasi sebagai cara mengucapkan selamat tinggal. Namun, kini ada alternatif ramah lingkungan yang lebih baik dari kremasi, yaitu akuamasi atau yang juga dikenal dengan nama lain, bio-kremasi. Yuk telusuri lebih lanjut!
Bagaimana Cara Kerja Aquamasi atau Bio-Kremasi?
Akuamasi atau bio-kremasi adalah proses penguraian tubuh hewan menggunakan air dan alkali. Proses ini dikenal dengan sebutan
alkaline hydrolysis
, di mana tubuh hewan dimasukkan ke dalam tangki khusus berisi campuran air dan alkali dengan suhu tinggi (90 – 150 °C). Selama proses ini, tubuh hewan akan terurai secara alami, meninggalkan hanya mineral tulang yang lembut dan abu, yang nantinya bisa diambil oleh pemiliknya.
Berbeda dari kremasi tradisional yang menggunakan api, akuamasi memanfaatkan reaksi kimia yang lebih lembut dan menghasilkan emisi karbon yang jauh lebih rendah. Hasil akhirnya pun mirip dengan kremasi biasa, di mana pemilik tetap mendapatkan abu sebagai kenangan akan hewan kesayangan mereka.
Bagaimana Asal Usul Akuamasi atau Bio-Kremasi?
Mengutip laman
Dogster
, akuamasi pertama kali diperkenalkan pada akhir abad ke-20, yaitu sekitar tahun 1880 an sebagai solusi pengolahan tubuh manusia dan hewan secara ramah lingkungan. Proses ini awalnya digunakan dalam bidang kedokteran untuk menangani limbah biologis, terutama di laboratorium anatomi dan medis. Namun, dengan meningkatnya kesadaran akan isu lingkungan, akuamasi mulai diadopsi sebagai metode alternatif untuk pemakaman.
Negara-negara seperti Amerika Serikat dan Kanada adalah pelopor dalam adopsi akuamasi, dan kini metode ini mulai menyebar ke berbagai negara lain. Bagi pemilik hewan yang peduli dengan dampak lingkungan, akuamasi menjadi solusi yang lebih baik daripada kremasi tradisional, karena sifatnya yang lebih lembut dan ramah lingkungan.
Apa Saja Kelebihan Akuamasi atau Bio-Kremasi?
Akuamasi memiliki beberapa keunggulan yang membuatnya lebih menarik dibandingkan dengan kremasi konvensional, terutama dari segi dampak lingkungan dan
prosesnya yang lembut
. Berikut adalah beberapa keuntungan akuamasi:
- Ramah Lingkungan
Akuamasi menggunakan sekitar
90% lebih sedikit energi
dibandingkan kremasi yang menggunakan api. Proses ini juga tidak menghasilkan emisi gas rumah kaca yang merusak ozon. Selain itu, air yang digunakan dalam akuamasi dapat didaur ulang, sehingga meminimalkan limbah. Hal ini menjadikan akuamasi sebagai pilihan yang tepat bagi pemilik hewan yang peduli terhadap lingkungan.


